Paradigma Pemodelan Data

Sistem ini menggunakan algoritma Hybrid Remote Sensing & Field Inventory. Tujuan utamanya adalah melakukan klasifikasi kerapatan vegetasi di tingkat provinsi Jawa Timur secara otomatis dengan tingkat akurasi yang terukur.

Model ini menghubungkan Spectral Signature (pola pantulan cahaya dari citra satelit) dengan kondisi riil di lapangan. Dengan menggunakan teknik Euclidean Similarity, sistem dapat memprediksi klasifikasi area hutan yang sangat luas tanpa harus melakukan survei fisik di setiap meternya.

Definisi Komponen Utama

1. LMU (Land Mapping Unit)

Merupakan unit analisis spasial terkecil. Bayangkan LMU sebagai "potongan puzzle" lahan yang memiliki karakteristik vegetasi yang seragam. LMU adalah entitas yang akan diprediksi kerapatannya.

2. PU (Plot Utama)

Titik sampel lapangan tempat surveyor mengambil data nyata (Ground Truth). PU berfungsi sebagai "Standar Emas" atau referensi kebenaran untuk melatih dan memvalidasi model digital.

3. RGB Ratio (Spectral Fingerprint)

Rasio kombinasi warna Merah, Hijau, dan Biru dari data citra. Setiap tingkat kerapatan pohon memiliki "sidik jari" warna yang unik. Rasio ini menghilangkan bias pencahayaan citra satelit.

4. Euclidean Distance (Similarity Metric)

Metode penghitungan jarak statistik untuk menentukan seberapa mirip sebuah LMU dengan PU. Jika jaraknya kecil, maka LMU tersebut memiliki karakteristik yang identik dengan titik sampel lapangan.

✨ Konsep View Tabel (Detail Sampel)

"View Tabel" atau tabel detail wilayah adalah jendela **Transparansi Data**. tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa setiap titik di peta bukan sekadar prediksi acak, melainkan memiliki bukti fisik (Ground Truth).

  • Maksud dari View: Menyajikan data mentah dari hasil inventarisasi tegakan di lapangan per Petak Ukur (PU).
  • Konsep Data: Menghubungkan ID lokus (PU) dengan spesies pohon, diameter, dan luas area yang diwakilinya.
  • Validasi: Memungkinkan pengguna melakukan kroscek antara apa yang terlihat di citra satelit dengan apa yang tercatat oleh surveyor di lapangan.

Detail Arsitektur Data (Technical)

Dokumentasi teknis tabel dan view untuk pengembang sistem.

1. Master Data (Base Tables)

kabkot, kecamatan, desa

Data hirarki wilayah administratif Jawa Timur.

lmu, pu, tegakan

Data inti pemetaan lahan, lokasi plot, dan inventarisasi individu pohon.

2. Tampilan Analitis (Views & Logic)

00_sebaranlmu

Menganalisis distribusi luasan lahan (LMU) berdasarkan wilayah administratif dan kelas kerapatan.

nama_kabkot: Nama Kabupaten
nama_kecamatan: Nama Kecamatan
nama_desa: Nama Desa
kelas_kerapatan: Klasifikasi Vegetasi
kode_lmu: ID Unit Lahan
SumOfluas: Total Luas Area (Ha)
01_sebaranpu

Memetakan sebaran titik sampel lapangan (PU) dan keterkaitannya dengan unit lahan digital.

nama_kabkot: Nama Kabupaten
nama_kecamatan: Nama Kecamatan
nama_desa: Nama Desa
kelas_kerapatan: Klasifikasi Vegetasi
kode_lmu: ID Unit Lahan Terkait
kode_pu: ID Petak Ukur (Ground Truth)
02_datategakan

Kompilasi data mentah hasil inventarisasi individu pohon di seluruh Petak Ukur (PU).

kode_pu: ID Petak Ukur
nama_ilmiah: Nama botani pohon
diameter: Ukuran batang (DBH)
tinggi: Tinggi pohon (m)
03_sebarandiameter

Mengelompokkan pohon berdasarkan kelas diameter untuk analisis struktur tegakan.

Rumus: (Jumlah_Pohon_Plot * Faktor_20) = Est_Pohon_Per_Hektar
04_kerapatanlmu/ha

Estimasi kepadatan pohon per hektar yang dinormalisasi untuk setiap LMU berdasarkan data PU terdekat.

AvgOfN5-10cm/Ha: Rata-rata pohon muda
AvgOfN>30cm/Ha: Rata-rata pohon dewasa
05_rgbratiopu / 06_rgbratiolmu

Menerjemahkan data warna mentah menjadi representasi matematis vegetasi.

07_rgbcompare

Tabel perbandingan teknis antara rasio RGB pada LMU dan PU untuk audit akurasi warna.

ratioRG_LMU: Rasio Red/Green LMU
ratioRG_PU: Rasio Red/Green PU
08_euclideandistance

Mesin utama penghitungan kemiripan antara model dan realita.

Formula: Euclidean = SQRT(Σ(Ratio_LMU - Ratio_PU)²)
09_top5

Perankingan 5 titik sampel (PU) yang memiliki kemiripan tertinggi dengan suatu unit lahan (LMU).

query_final

Hasil akhir konsolidasi data untuk dashboard pelaporan manajemen eksekutif.